About Relief, Pride, and Love: The Solemnity of Khatmul Qur’an at JHS GIS 3 Jogja

Yogyakarta – Menjelang akhir perjalanan di Junior High Global Islamic School 3 Yogyakarta (JHS GIS 3 Jogja), siswa grade 9 melaksanakan Khatmul Qur’an bertema “Beyonds the Pages: Carrying the Light of Al-Qur’an to New Horizons” pada hari Jumat, 22 Mei 2026 di hall JHS.

Kegiatan Khatmul Qur’an ini diselenggarakan sebagai wujud syukur atas khatamnya bacaan Al-Qur’an para siswa. Orang tua siswa grade 9 pun turut diundang untuk menghadiri momen membanggakan ini.

Dalam Syahdu Lantunan Al-Qur’an

Ekspresi gugup tergambar di wajah siswa-siswi grade 9 yang pagi itu mengenakan pakaian serba putih. Momen Khatmul Qur’an menjadi satu hal yang mendebarkan karena mereka akan tampil di hadapan para orang tua. 

Khatmul Qur’an dibuka dengan kirab, di mana siswa grade 9 memasuki aula dalam barisan dua banjar. Di baris paling depan, dua orang siswa menggenggam erat bendera Indonesia dan GIS.

Potret siswa tengah duduk di atas panggung, siap untuk melantunkan ayat-ayat suci
Potret siswa tengah duduk di atas panggung, siap untuk melantunkan ayat-ayat suci (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sesampainya di hall, siswa melangkah ke atas panggung, menduduki posisinya masing-masing. Kitab suci Al-Qur’an telah siap di hadapan mereka. Bear witness dan asmaulhusna yang dibaca dengan penuh kesungguhan semakin menyempurnakan sesi awal kegiatan itu. 

Dalam suasana tenang nan syahdu, satu per satu siswa melantunkan Qur’an Surah Al-Insyirah sampai Al-Baqarah ayat 5 dan 3 ayat terakhir. Suara merdu mengisi ruangan, membuat audiens larut dalam kekhusyukan.

Lafaz la ilaha illallah hu Allah hu akbar diserukan setiap kali berpindah ke surah berikutnya. Setelah seluruh rangkaian bacaan selesai, doa khatam Al-Qur’an dikumandangkan, dipimpin oleh Ust. Ikhsan.

Perasaan Bangga yang Memenuhi Ruangan

Seiring dengan khatamnya Al-Qur’an, suasana terasa lebih cair, raut gugup perlahan memudar dari wajah para siswa, tergantikan oleh senyum yang merekah karena perasaan lega yang menyelimuti hati.

Seorang siswi sedang membaca Al-Qur'an, pandangannya terfokus pada mushaf di hadapannya
Seorang siswi sedang membaca Al-Qur’an, pandangannya terfokus pada mushaf di hadapannya (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

“Merasa tenang,” ujar salah satu siswa ketika ditanya bagaimana perasaannya setelah melaksanakan Khatmul Qur’an. “Lega dan puas,” kata yang lain. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang membekas bagi siswa grade 9.

Bukan hanya siswa, orang tua pun turut merasa senang dan bangga. Kebanggaan itu menjadi bentuk syukur orang tua atas ikhtiar anak-anaknya dalam mencintai dan mempelajari Al-Qur’an selama masa studinya.

Ms. Dea, Kepala Sekolah JHS GIS 3 Jogja, turut mengungkapkan perasaan bangga dan terima kasih terhadap siswa-siswinya. Beliau berharap, siswa bisa menginternalisasi ajaran Al-Qur’an dan menumbuhkan rasa cinta terhadap kitab suci pedoman umat Islam tersebut.

Direktur GIS 3 Jogja, Ms. Aini, menegaskan hal yang sama: berpegang teguh pada Al-Qur’an. Selain itu, beliau menyampaikan satu pesan penting untuk orang tua agar selalu mengapresiasi usaha anak-anaknya, bagaimanapun hasilnya.

Momen ketika seorang siswa menerima selempang dan sertifikat wisuda Khatmul Qur'an
Momen ketika seorang siswa menerima selempang dan sertifikat wisuda Khatmul Qur’an (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Prosesi wisuda Khatmul Qur’an dilaksanakan usai Ms. Aini menyampaikan speech-nya. Satu per satu siswa dipanggil untuk menerima selempang dan sertifikat sebelum kembali ke tempat duduknya masing-masing.

Appreciation for Outstanding Hafiz and Hafizah diberikan kepada Aryo dan Hana, dua orang siswa yang dapat mengkhatamkan Al-Qur’an melebihi target yang ditentukan sekolah. Apresiasi ini, harapannya, bisa memotivasi para siswa untuk terus menekuni kitab tersebut.

Kehangatan dalam Tautan Tangan dan Doa di Penghujung Kegiatan

Agenda berikutnya, yaitu sungkeman, membuat siswa dan orang tua menumpahkan air matanya. Tangan-tangan mereka bertaut, seolah menjadi media yang menyalurkan perasaan terhadap satu sama lain. Melodi lembut sebuah lagu membuat suasana kian haru.

Dua orang siswa grade 7A turut meramaikan Khatmul Qur’an dengan mempersembahkan dua buah lagu. Kehadiran lagu-lagu itu menjadi pelipur di tengah suasana haru yang masih melingkupi.

Suasana haru tercipta ketika memasuki sesi sungkeman
Suasana haru tercipta ketika memasuki sesi sungkeman (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Ceramah dan doa bersama oleh Ust. Ikhsan menutup kegiatan hari itu dengan hangat. “Ayo, kenali Al-Qur’an sampai dalam. Setelah ini, tetap interaksi dengan Al-Qur’an, ya,” menjadi satu pesan yang penuh makna dan membekas di hati.

Harapan di Balik Pilar Keislaman GIS 3 Jogja

Sebagai seorang muslim, membaca dan mempelajari Al-Qur’an merupakan hal yang sangat penting karena kitab itulah yang menjadi pedoman kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

JHS GIS 3 Jogja, dengan Pilar Keislaman yang diusungnya, berkomitmen untuk membiasakan siswa membaca Al-Qur’an dan menumbuhkan cinta terhadapnya. Harapannya, setelah lulus nanti, mereka tetap menjalani kehidupan dengan berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *