Journey to the Stars: JHS GIS 3 Jogja Honors National Education Day Through Fun and Games

Salah satu kelompok siswa sedang bekerja sama menyelesaikan soal di pos 1

Yogyakarta – OSIS Junior High Global Islamic School 3 Yogyakarta (JHS GIS 3 Jogja) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Journey to the Star dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 07.30–11.00 WIB. Selain di sekolah, kegiatan ini juga membawa siswa untuk mengeksplorasi lingkungan di luar sekolah melalui aktivitas yang seru.

Misi di Lima Pos Soal: Adu Cepat dan Cerdas di Lintasan Juara 

Journey to the Star mengajak siswa bekerja dalam tim sehingga kekompakan dan kemampuan koordinasi mereka kian terasah. Totalnya, ada enam tim yang akan berkompetisi hari ini. Setiap tim mengenakan baju dengan warna berbeda sebagai identitas mereka, seperti biru, cokelat, merah, dan warna lainnya.

Siswa JHS berbaris rapi di lapangan basket untuk menerima pengarahan sebelum kegiatan dimulai
Siswa JHS berbaris rapi di lapangan basket untuk menerima pengarahan sebelum kegiatan dimulai (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Hangatnya mentari pagi itu menemani siswa grade 7 dan 8 berkumpul di lapangan basket sekolah, tempat mereka melaksanakan pembukaan sekaligus memperoleh pengarahan tentang cara melaksanakan tantangan di setiap pos.

Secara umum, kegiatan ini dibagi menjadi dua aktivitas, yaitu pos soal dan mini games. Pos soal dilaksanakan lebih dulu, mulai dari lapangan rumput hingga luar area sekolah. Sementara itu, mini games berlangsung di akhir kegiatan untuk menjaga semangat siswa.

Ada lima pos soal yang telah disiapkan. Berbagai jenis soal, mulai dari Matematika hingga Bahasa Inggris, hadir untuk menguji kemampuan siswa. Setiap tim pun harus bekerja sama dengan kompak untuk menyelesaikan tantangan di setiap pos.

Selesai memperoleh pengarahan dari OSIS, siswa memulai petualangannya. Di masing-masing pos, mereka menunjukkan kerja sama yang solid. Ada siswa yang bertugas menuliskan jawaban, ada pula yang membacakan soal dengan teliti. Pembagian tugas itu dilakukan agar mereka bisa bekerja secara efektif dan efisien.

Satu kelompok siswa tampak sedang bekerja sama menyelesaikan soal di pos 1
Satu kelompok siswa tampak sedang bekerja sama menyelesaikan soal di pos 1 (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Selain memberikan jawaban yang tepat, siswa juga harus menjawab secara cepat. Tim yang paling cepat dan tepat lah yang nantinya akan menjadi pemenang. Oleh karena itu, setiap tim memanfaatkan waktu semaksimal mungkin.

Seiring berjalannya waktu, soal-soal pun tuntas sudah. Seluruh siswa segera melangkah kembali memasuki lapangan basket sebab masih ada tiga mini games seru yang menanti untuk dimainkan.

Game pertama adalah tebak kata impostor. Tiga tim berada di sisi utara lapangan, sementara tiga tim lainnya di sisi selatan. Setiap tim memiliki satu anggota dengan kata berbeda sebagai impostor. Jika berhasil ditebak, impostor kalah. Jika gagal, dia menang. 

Berlanjut ke game berikutnya, yaitu bola berantai. Satu tim duduk berbaris ke belakang. Bola akan dioper dari siswa paling depan dan siswa paling belakang harus memasukkan bola itu ke dalam ember. Siapa yang paling cepat selesai, akan menjadi pemenang.

Satu kelompok siswa tampak sedang berdiskusi sebelum menjalankan game bola berantai
Beberapa siswa tampak sedang berdiskusi sebelum menjalankan game bola berantai (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Estafet bola air menjadi game terakhir yang dimainkan. Bola-bola telah diisi dengan air, tergeletak di salah satu sisi lapangan. Game ini dijalankan dengan mengoper bola tersebut dari depan ke belakang.

Setelah seluruh aktivitas selesai, siswa beristirahat di lapangan. Es teh yang menyegarkan menjadi pelepas dahaga di tengah siang hari yang terik. Lagu-lagu kekinian yang mengalun dari speaker turut meramaikan suasana.

Larut dalam kesegaran es teh dan alunan lagu, mereka melakukan refleksi. Dua orang anggota OSIS yang berlaku sebagai Master of Ceremony (MC) saat itu meminta kritik dan saran agar kegiatan di kesempatan berikutnya dapat berlangsung lebih baik.

Sesi terakhir menjadi momen yang paling dinanti, yaitu pembagian hadiah. Dua tim tercepat dan paling tepat dalam menyelesaikan lima pos soal berhasil keluar sebagai pemenang. Sebagai apresiasi, mereka memperoleh medali permen dan bingkisan menarik.

Dua anggota OSIS berdiri sambil meminta kritik dan saran dari para siswa
Dua anggota OSIS berdiri sambil meminta kritik dan saran dari para siswa (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Inovasi Hardiknas: Belajar Jadi Menyenangkan 

Kegiatan yang dirancang oleh OSIS JHS GIS 3 Jogja ini merupakan satu kegiatan yang inovatif untuk memperingati sebuah hari besar nasional. Dengan cara ini, Hardiknas diperingati lewat cara yang menyenangkan dan tidak biasa.

Journey to the Star diharapkan bisa membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar, pantang menyerah, dan termotivasi untuk meraih prestasi. Melalui kegiatan ini, siswa juga belajar bahwa kerja sama dan usaha yang sungguh-sungguh dapat membawa mereka menuju hasil terbaik. []

 

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *