Every Choice Matters: Student Council President and Vice President Election at JHS GIS 3 Jogja

Yogyakarta Junior High Global Islamic School 3 Yogyakarta (JH GIS 3 Jogja) telah berhasil menyelenggarakan pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS pada hari Selasa, 15 September 2026.

Hari itu, Multipurpose Hall JHS ditata sedemikian rupa sampai menyerupai Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang biasanya kita saksikan setiap lima tahun sekali. Surat suara, bilik suara, dan kotak suara ditempatkan di sudut-sudut tertentu ruangan itu. 

Pilihan Hari Ini, Pemimpin Hari Esok

Pukul 09.50 WIB, anak-anak mulai memasuki “TPS” kemudian duduk di tempat-tempat yang tersedia, menunggu giliran untuk menggunakan hak pilihnya. Mereka menunggu langkah berikutnya dengan tertib.

Anak-anak tampak berkumpul di Hall JHS untuk melakukan pemilihan
Anak-anak tampak berkumpul di Hall JHS untuk melakukan pemilihan (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Berikutnya, mereka dipanggil satu per satu untuk mengambil surat suara yang berisi potret ketiga paslon ketua dan wakil ketua OSIS. Surat suara itu kemudian dibawa ke bilik suara, tempat anak-anak mengukuhkan pilihannya.

Di bilik suara, wajah-wajah mereka berubah menjadi lebih serius. Pemungutan suara ini lebih dari sekadar mengambil keputusan tentang siapa yang akan mereka pilih, tetapi mengajarkan kepada setiap anak bahwa pilihan hari ini memiliki konsekuensi nyata di kemudian hari.

Surat suara yang telah merekam pilihan setiap anak dihimpun di kotak suara. Tinta ungu di jari kelingking setiap anak menjadi bukti partisipasi mereka dalam pemilihan umum ketua dan wakil ketua OSIS kali ini.

Potret seorang siswa sedang memasukkan surat suara ke dalam kotak suara
Potret seorang siswa sedang memasukkan surat suara ke dalam kotak suara (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Siang harinya, momen yang dinantikan pun tiba, yaitu penghitungan suara. Semua anak berkumpul di hall, hatinya berdebar-debar seiring dengan dibukanya setiap surat suara. Satu demi satu tally marks digoreskan di kolom paslon terpilih. 

Berdasarkan hasil penghitungan suara, paslon nomor urut 2 dinobatkan sebagai ketua dan wakil ketua OSIS terpilih. Kemenangan mereka disambut hangat oleh teman-teman dan paslon lain. Lewat proses ini, anak-anak belajar menjunjung tinggi sportivitas dan integritas.

Menjadi Pemilih Bijak Dimulai dari Sekolah

Memilih ketua dan wakil ketua OSIS di bangku sekolah merupakan wujud sederhana dari demokrasi di Indonesia. Setiap tahapannya, mulai dari pencalonan, kampanye, sampai pemungutan suara, membantu anak memahami asas-asas pemilu di negara ini.

Gambaran proses penghitungan suara ketua dan calon ketua OSIS terpilih
Gambaran proses penghitungan suara ketua dan calon ketua OSIS terpilih (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Selain itu, mereka jadi lebih paham tentang bagaimana sistematika pemilu. Praktik seperti ini juga mendorong anak-anak untuk dapat berpikir kritis dan analitis dalam mengolah informasi terkait visi, misi, dan program yang dirumuskan setiap paslon.

Lewat pemilihan pemimpin OSIS ini, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi warga negara yang mampu memilih secara bijak, menggunakan hak pilihnya dengan tepat, dan saling menghargai pilihan yang berbeda. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *