Where Champions Begin: JH GIS 3 Jogja Holds Its First Sports Scholarship Awarding Ceremony

Para awardee berfoto bersama pimpinan JHS setelah menerima beasiswa

Yogyakarta – Untuk pertama kalinya, Junior High Global Islamic School 3 Yogyakarta (JH GIS 3 Jogja) menganugerahkan beasiswa di tiga bidang olahraga. Pada hari Sabtu, 18 Juli 2026, para awardee datang ke sekolah bersama orang tuanya dalam rangka penyerahan beasiswa. Kegiatan ini diselenggarakan pukul 12.00 WIB di Multipurpose Hall JHS.

Perjalanan Panjang Meraih Beasiswa Impian

Pendaftaran beasiswa olahraga di JHS dibuka sejak bulan November 2025, dimulai dari beasiswa basket, kemudian diikuti oleh karate dan pencak silat. Beasiswa ini terbuka untuk siswa baru grade 7 maupun siswa pindahan.

Beasiswa olahraga ini bertujuan untuk mempromosikan GIS 3 Jogja di bidang nonakademik. Dari sini, JHS ingin mencetak student athlete yang bukan hanya mahir di ketiga cabang olahraga itu, tetapi juga memiliki prestasi akademik yang gemilang.

Secara umum, proses seleksi terbagi menjadi dua, yaitu scouting dari coach masing-masing awardee dan seleksi mandiri oleh sekolah. Setiap tahapan ini dilakukan untuk memperoleh talenta-talenta terbaik di bidangnya.

Para awardee dan orang tuanya hadir dalam acara penyerahan beasiswa olahraga di Hall JHS
Para awardee dan orang tuanya hadir dalam acara Penyerahan Beasiswa Olahraga di Hall JHS (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sebagai awalan, siswa pendaftar harus melengkapi data diri dan prestasi di sebuah link atau tautan. Selanjutnya, nama mereka akan tercantum dalam database yang akan menjadi acuan dalam tahap seleksi berikutnya.

Tes kebugaran dan ke-cabor-an (skill test) dilaksanakan setelah seluruh data siswa terkumpul. Selama dua hari, para pendaftar unjuk bakat, menyuguhkan kemampuan terbaiknya demi meraih beasiswa yang mereka impikan.

Selain dari pihak internal sekolah, coach eksternal juga ikut menilai kemampuan setiap pendaftar. Penilaian dari dua pihak akan membantu melihat siswa dari dua perspektif: akademik dan keahlian olahraga.

Bukan hanya tes fisik, pendaftar dan orang tua juga menjalani interview yang mengulik lebih dalam tentang prestasi, motivasi belajar, dan latar belakang mendaftar beasiswa. Meski tidak berkaitan dengan fisik, interview adalah tahapan yang penting karena melalui tahap tersebut sekolah dapat mengidentifikasi student athlete terbaik. 

Potret Mr. Fadly Sonjaya sedang menjelaskan tentang rules bagi seluruh awardees
Potret Mr. Fadly Sonjaya sedang menjelaskan tentang rules bagi seluruh awardees (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Setelah menyelesaikan alur seleksi yang cukup panjang, pihak sekolah akan berdiskusi dan menentukan siapa saja yang berhak menjadi awardee beasiswa olahraga yang pertama kali dibuka di JH GIS 3 Jogja ini. 

Diskusi dari sekolah melahirkan tujuh nama siswa penerima beasiswa olahraga dengan komposisi: 5 awardee beasiswa basket serta masing-masing 1 awardee beasiswa karate dan pencak silat. Mereka yang diterima kemudian diarahkan ke portal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk mengikuti tahapan PPDB reguler.

Merayakan Prestasi Melalui Beasiswa Olahraga

Agenda penyerahan beasiswa dibuka oleh Mr. Ide Okta, selaku Master of Ceremony (MC), yang dengan ceria, tetapi tetap khidmat, menyambut hangat setiap siswa dan orang tua yang hadir.

Berikutnya, Ms. Aini Husna, M.Pd., Direktur GIS 3 Jogja, memberi sambutan sekaligus ucapan selamat atas keberhasilan para siswa dalam meraih beasiswa. Ada kebanggaan tersirat dari wajah beliau. Ada pula harapan besar agar para awardee mampu menorehkan prestasi yang kian cemerlang.

Mr. Aini Husna turut memberi sambutan dalam acara Penyerahan Beasiswa Olahraga di JHS
Mr. Aini Husna turut memberi sambutan dalam acara Penyerahan Beasiswa Olahraga di JHS (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sementara itu, Mr. Fadly Sonjaya menyampaikan serangkaian rules beasiswa. Nilai akademik yang harus stabil, kehadiran di sekolah dan latihan yang tidak boleh kurang dari 90%, serta prestasi di cabang olahraga masing-masing merupakan rentetan rules yang harus dipatuhi oleh seluruh awardee.

Sebagai Kepala Sekolah JHS, Ms. Dea Dimyathi Agus Putri, S.Pd., mewakili penyerahan beasiswa. Satu per satu siswa yang dipanggil berjalan ke atas panggung bersama orang tua yang tersenyum cerah di sampingnya, berbangga hati atas prestasi yang diukir sang anak.

Ungkapan Syukur dan Harapan di Balik Perjuangan

Perasaan bangga dan bahagia menyelimuti hati orang tua ketujuh siswa. Orang tua dari Muhammad Asyraf Alajju Laturumasoreng mengungkapkan rasa syukur atas penyelenggaraan beasiswa ini

Alhamdulillah, saya kira program beasiswa ini adalah satu program yang sangat istimewa dan saya kira di sini merupakan sekolah pertama yang menerima beasiswa dari cabang karate,” tutur beliau.

Didampingi orang tuanya, seorang awardee menerima SK beasiswa olahraga
Didampingi orang tuanya, seorang awardee menerima SK beasiswa olahraga (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Sementara ayah dari Rifat Pradipta Arsadinata mengungkapkan harapannya, “Anak-anak dapat berkembang dan harapannya juga nanti dapat membawa nama baik keluarga dan instansi GIS, tentunya.”

Langkah Nyata JH GIS 3 Jogja Mendukung Prestasi

Pemberian beasiswa olahraga kepada siswa-siswi yang berprestasi di bidang olahraga ini menjadi bukti bahwa JH GIS 3 Jogja menaruh perhatian terhadap berbagai jenis prestasi, bukan hanya akademik saja.  Pemberian beasiswa penuh menunjukkan komitmen JH GIS 3 Jogja dalam mendukung perolehan pendidikan berkualitas untuk insan-insan berprestasi. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *